Modifikasi Ringan Jupiter Z bang Kholid

Kaliper Caktam Belakang : Original Supra X 125
Piringan Cakram : Suzuki Satria 120 KW 1
Selang rem : original
Underbone : Racing Performance
Master Rem belakang : Protaper
Bengkel pengerjaan ; PRAMANEA,Jl. Puskesmas Lama Bawang,Batang,Jateng

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

Advertisements

Beberapa Tampilan Boring Jupiter z yang Diganti Dengan Motor Lain

Itulah beberapa foto yamaha jupiter z yang sudah diganti boringnya. Kalau anda tertarik untuk mengubah mesin motor anda,silahkan hubungi bengkel terdekat. Karena mengubah boring juga harus mengubah beberapa komponen lainnya. Tapi karena saya bukan seorang mekanik,jadi saya belum bisa menjelaskannya satu per satu. Mungkin ada beberapa pembaca yang sudah menguasai ganti mengganti atau bore up mesin silahkan bisa di share.

Membuat Jupiter Menjadi Full Clutch

Ingin membuat sepeda motor Jupiter atau Jupiter lama menjadi kopling manual? Caranya mudah saja karena ada produk yang bisa plug and play langsung, yaitu bawaan asli Yamaha X1 Thailand. Harga sekitar 550rb saja. Produk ini sudah lengkap mulai dari bak kopling itu sendiri, 1 set stud, kabel kopling, dan juga tuas kopling.

Jika kita mengubah sistem kopling kita menjadi manual, maka dampak negatifnya adalah sebagai berikut:
sekarang anda-lah pengendali si kopling, jadi kapanpun anda yang mengatur, repotnya kalo lagi jalanan macet, anda harus bolak-balik atur koplingnya biar mesin gak mati gara2 ngestack. Efek secara umum ya, kalo belum terbiasa bisa mengeluh kecapean mengatur kopling. Harga jual sepeda tersebut jatuh, apalagi kalo prosesnya ngawur dan tidak bisa kembali ke standart lagi.
Namun ada juga kelebihannya:
Motor menjadi lebih responsif karena putaran mesin tidak menunggu kampas sentrifugal mengembang terlebih dahulu.

Agar Jupiter kepunyaan anda menjadi full-clutch ada beberapa cara yang dapat diambil, yaitu:

    1. Mengelas kampas ganda secara seimbang

    Hal ini praktis dan cepat agar sepatu sentrifugal tidak dapat mengembang lagi. Kelemahannya adalah kopling ganda tersebut tidak dapat di standart-kan kembali. Adapun kampas ganda itu harus diganti dengan part baru yang harganya jauh lebih mahal daripada saat memasang full-clutch di sepeda motor anda.

    2. Melepas kampas ganda berikut rumahnya

    Cara ini dapat menutup kelemahan cara pertama, yaitu soal pengembalian ke kondisi standart. Kampas ganda beserta rumahnya dapat dilepas dan disimpan di tempat yang aman. Jika ingin mengembalikan tinggal pasang kembali. Kelemahannya anda harus membeli balancer yang memiliki berat yang sama dengan kampas ganda bersama sepatu sentrifugalnya, atau memasang kopling jedek, atau juga mengurangi berat magnet yang terletak di bak magnet sebelah kiri.

    3. Melepas per sepatu sentrifugal

    Cara ini cukup merepotkan dan harus berhati-hati, karena letak sepatu sentrifugal ada di dalam mesin. Sungguh berbeda jika dibandingkan sepatu sentrifugal CVT matik yang berada di luar mesin (di sebelah CVT). Keuntungannya anda hanya menyimpan per-nya saja dan tanpa harus membeli balancer. Cara ini yang dipakai agar Jupiter mampu menjadi Full-Clutch. Namun rumah sentrifugal bakalan berlubang-lubang karena sepatu sentrifugal akan membentur dinding secara terus menerus. Teknik ini hanya digunakan untuk Drag Race yang berjalan sebentar. Kalau harian bakal pecah rumah sentrifugal nya.

Cara-cara di atas dapat juga diaplikasikan ke sepeda motor lain yang memang tersedia dalam 1set paket kopling. Untuk sepeda motor yang belum tersedia paket kopling seperti Yamaha X1 Thailand dapat mensubtitusi dari varian sepeda lain.

Sumber : Freecharz

Kelebihan dan Kekurangan Satria F

Kelebihan Satria FU 150
Dibanding motor lain di kelas yang sama, Suzuki
Satria FU 150 memang memiliki beberapa keunggulan.
Berikut ini merupakan beberapa keunggulannya.

    Bodinya sporty dan racing sehingga Anda tidak perlu
    melakukan modifikasi di sana-sini. Tanpa
    modifikasi, tampilan motor ini memang sudah keren.
    Sedikit sentuhan saja sudah cukup membuat motor ini
    lebih oke.
    Nama besar dan karisma FU membuat Anda lebih gagah
    dan karismatik saat melaju di jalan raya.
    Motor model ini jarang dipakai oleh tukang ojek
    sehingga menjauhkan Anda dari kemungkinan terburuk
    dianggap sebagai tukang ojek.
    Kapasitas mesin yang cukup besar, yaitu 150 cc,
    menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.
    Terutama, bagi mereka yang hobi balapan liar.
    Tarikannya kencang. Apalagi, jika sudah ganti
    karbu, seperti CDI dan yang lainnya.
    Harganya cukup terjangkau, yaitu sekitar 18 jutaan.
    Perawatannya cukup mudah karena bengkel resmi
    Suzuki sudah banyak. Bodinya yang ramping terbuka
    dan simpel mempermudah pembersihan di area yang
    cukup tersembunyi.
    Nyaman digunakan di tikungan.
    Spare part dan aksesorinya tidak ada yang dijual
    dengan harga murah sehingga motor ini bisa
    dibanggakan.
    Bentuknya yang ramping membuat Anda bisa
    melancarkan aksi selap-selip di tengah kemacetan.
    Enteng dikendarai.

Kekurangan Satria FU 150
Selain memiliki beberapa kelebihan, motor sport ini
tidak lepas dari kekurangan. Namun, kekurangan yang
dimilikinya tidak terlalu terasa secara signifikan
dibanding berbagai kelebihannya. Berikut ini
merupakan beberapa kekurangan Satria FU 150.

    Transmisi kurang enak karena koplingnya mudah
    seret.
    Cakram belakang kadang-kadang mengeluarkan bunyi.
    Tensioner keteng mudah kendor sehingga menimbulkan
    bunyi.
    Boros.
    Ban belakang mudah gundul sehingga harus sering
    ganti ban.
    Knalpotnya suka nembak-nembak.
    Mesin motor gampang mati saat hujan.
    Rantai cepat kendur sehingga menimbulkan bunyi
    yang cukup berisik.
    Joknya sangat kecil sehingga orang yang membonceng
    cepat pegal.
    Lampu motor tidak terlalu terang.
    Kualitas kaca spion agak mengecewakan.
    Saat melintas kubangan air, cipratan air akan
    membasahi bagian lutut hingga kaki.
    Tidak bisa membawa barang bawaan di depan. Jadi,
    Anda terpaksa harus menggendong ransel sehingga
    punggung dan pundak sering encok.
    Tangki bensin terlalu kecil sehingga Anda harus
    sering mampir ke pom bensin.

Sumber: anne ahira

Telat bayar pajak sanksinya adalah denda,bukan tilang

Ada yang punya informasi tentang Tilang karna telat
bayar pajak kendaraan motor gak ? masih simpang siur
nih… , jangan sampe kita di boongin sama polisi,Dari
berbagai sumber yg saya baca, polisi tuh gak berhak
menilang apalagi pake acara nahan motor kita…,
polisi tuh cuma wajib menegur kita utk bayar pajak.
kalo tetep ngotot minta pd polisi tsb peraturannya ?
pasal berapa ? suruh menunjukkan…kalau nggak bisa
jangan mau..!
Soalnya telat bayar pajak itu sudah ada sanksi
tersendiri yaitu denda…dan itu urusan dinas
pendapatan daerah (dispenda)
Ini kutipan dari web : Kontan,
Menurut apa yang tertulis dalam Undang-Undang
Lalulintas No.14 Tahun 1992 itu, polisi hanya boleh
menilang pelanggaran yang bersangkutan dengan
kelengkapan kendaraan. “Misalnya, lengkap surat-
menyuratnya (SIM dan STNK), ada lampunya, lalu lampu
sein menyala, dan seterusnya,” tutur Iwan.
Berdasarkan aturan itu juga, cuma polisi yang berhak
mengambil tindakan terhadap pelanggaran yang terjadi
di jalanan.
Eh, ini urusan Dispenda
Setelah Undang-undang itu dilaksanakan, ada
instruksi bersama antara Menhankam, Mendagri, dan
Menkeu tentang Sistem Administrasi Negara di Bawah
Satu Atap. Kesepakatan inilah yang berkaitan dengan
pajak kendaraan. Kesepakatan yang terjadi pada tahun
1990 itu masih berlaku sampai sekarang. “Jadi, polisi
secara resmi terlibat, tapi dengan semangat
mengamankan pendapatan Negara,” ujar Iwan lagi.
Meski begitu, selama menyangkut pajak kendaraan,
polisi hanya berwenang menghentikan kendaraan dan
menanyakan status pajak. Jika ternyata memang belum
membayar pajak, polisi hanya boleh mencatat surat
kendaraan. “Data tersebut diserahkan kepada
Dispenda setempat,” kata Rahmat Ahyar, Wakil Kepala
Dispenda DKI Jakarta.
Bisakah polisi menilang gara-gara soal pajak ini?
“Kalau mengikuti undang-undang sebenarnya tidak
bisa. Soal pajak itu urusannya Dispenda,” kata Iwan.
Berkaitan dengan soal pajak ini, polisi tidak bisa
menyita STNK atau SIM, apalagi hingga menahan mobil
atau motor yang dimaksud.
Hal ini dibenarkan oleh Direktur Lalulintas Polda
Metro Jaya, Djoko Susilo. “Masalah pajak bukan
urusan polisi, tapi Dispenda. Kalau masalah pajak
polisi enggak berhak menilang,” kata Djoko.
Bahkan, seandainya pembayar pajak yang telat ini pas
kena razia di jalanan umum, polisi tetap tidak bisa
berbuat apa-apa. “Kalau semua surat lengkap dan gak
ada masalah, ya, enggak bisa ditilang,” ucapnya.
Jika si polisi tetap mengambil tindakan menilang,
Djoko menyarankan agar si pengendara mengajukan
komplain secara resmi. Pengendara bisa mencatat nama
polisi yang tertera di seragam dan melaporkan kepada
yang berwenang.
mengenai surat tilang:
saat menilang, polisi memiliki dua kertas: biru dan
merah. Warna biru artinya pengendara mengakui
kesalahan, sedangkan merah berarti pengendara tidak
mengakui kesalahan Konsekuensinya pun berbeda.
“Kalau yang merah untuk pengadilan. Yang biru untuk
ke bank,” kata Djoko Susilo, ketika masih menjabat sebagai Direktur Lalulintas
Polda Metro Jaya.
Kalau Anda memilih warna biru, proses yang akan
dilalui mudah. Yakni, datang ke bank dan membayar
denda sesuai ketentuan. “Ada daftar jenis
pelanggaran dan dendanya,”
Dengan bukti pembayaran dari bank, Anda bisa
mengambil surat yang disita polisi. Walhasil, Anda
pun bisa mengirit waktu.
Sementara, kalau berkas merah yang dipilih, Agan
harus datang ke pengadilan. Hanya saja, di
pengadilan, Anda boleh membayar di bawah ketentuan
denda jika sedang bokek. “Kalau lewat pengadilan
bisa kurang”
ada yg bisa menambahkan ??
semoga info ini bermanfaat.
sumber : ini unik

Jok Tipis?gaya atau safety?

apakah anda termasuk orang yang suka kecepatan?
Salah satu hal yang tak kalah penting ketika anda menggeber motor,dikarenakan
sedang adu balap maupun ngejar maling,jok juga menjadi pengaruh buat kenyamanan anda saat memacu adrenalin,baik motor bebek,sport ataupun motor matic sekalipun.
Beberapa jenis motor standard pabrikan ada yang joknya lumayan tebel(seperti mio,jupiter etc) dan ada juga yang tipis dan hampir mentok dengan cover fiber dibawahnya.
Deikian pula selera orang ataupun kondisi membuat seseorang lebih suka jok yang tipis dan sebagian ada yang suka tebel. Kadang ada yang minta ditambahin busa dikarenakan dari sononya udah tipis,ada yang minta ditipisin walaupun sudah mentok,ada juga yang udah kelewat tinggi masih pingin ditambah.
Tapi bagi ABG kebanyakan lebih suka di papras habis,alasannya katanya biar;
-kayak motor drag,walaupun bodi semua masih standard. Wkwk
-kalo dibonceng pacar (bagi yang bukan jommblo) pas di rem mendadak langsung terjadi adegan yang tak diinginkan
Akan tetapi peilihan tingkat ketipisan jok juga harus disesuaikan dengan bokong(maaf) si pengendara.
Kan kagak enak kalo habis naik motor terus bokongnya kepanasan kemudian minta dipijitin sama ibunya(kalao mau).
Bentuk jok juga disesuain sama bodi motor.
Intinya safety tetap yang nomer satu,mau jok standar,tebel atau tipis.
Semoga bermanfaat….
Keep safety on your riding.
my facebook profile